Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             1%
 Baik
             98%
 Cukup
             0%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             71%
 Baik
             22%
 Cukup
             7%

 
User ID :
Password :
 

ARTIKEL/ PUBLIKASI

Layanan ini disediakan dalam rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat umum. Data yang tersimpan dalam modul ini adalah data-data yang bersifat umum (bukan rahasia). Kami sangat menghargai jika kutipan yang Anda ambi dari artikel yang kami publikasikan ini Anda tidak lupa mencantumkan sumbernya www.bppjambi.info, dan Kami tidak bertanggungjawab atas segala bentuk penyalah gunaan yang timbul dikemudian hari.


FERMENTASI KAKAO

Oleh : Yunisa Tri Suci, S.TP., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Biji kakao sebagai bahan baku pembuatan coklat merupakan salah satu komoditi ekspor perkebunan yang strategis yang menghasilkan devisa besar untuk Indonesia. Akan tetapi produk biji kakao Indonesia pada umumnya tidak difermentasi sehingga harganya rendah di pasaran. Fermentasi merupakan inti dari proses pengolahan biji kakao. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk membebaskan biji kakao dari pulp (daging buah) dan mematikan biji saja, namun tujuan dari proses fermentasi ini terutama untuk memperbaiki dan membentuk cita rasa dan aroma cokelat yang enak dan menyenangkan serta mengurangi rasa sepat dan pahit.

Tanggal Upload : 26-12-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 30 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


HAMBATAN NON TARIF (NON-TARIFF BARRIERS) DALAM EKSPOR MINYAK KELAPA SAWIT INDONESIA

Oleh : Adhis Millia Windhy, M.Agr
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Pemberlakuan liberalisasi dalam perdagangan dimana negara-negara anggota WTO sepakat untuk menurunkan bea masuk terhadap produk-produk impor yang masuk ke negara mereka bahkan meniadakan bea masuk sampai dengan nol persen. Namun ini ternyata tidak menghapus hambatan dalam perdagangan internasional dan memberikan kelancaran arus barang di antara negara-negara tersebut. Dalam perdagangan internasional, hambatan perdagangan dibagi menjadi dua yaitu hambatan yang berupa tarif (tariff barriers) dan non-tarif (non-tariff barriers). Indonesia sebagai salah satu negara pengekspor minyak kelapa sawit terus menghadapi tantangan ancaman dalam pasar perdagangan Internasional, dimana Indonesia selain dihadapkan pada hambatan tarif juga harus menghadapi sederet hambatan non-tarif (non-tariff barriers) dalam ekspor minyak kelapa sawit dan produk turunannya di berbagai negara mulai dari isu lingkungan, dan kesehatan.

Tanggal Upload : 26-12-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 95 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


POST MORTEM DAGING AYAM

Oleh : Yunisa Tri Suci, S.TP., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Ayam merupakan daging yang paling sering dikonsumsi baik di rumah maupun di restoran atau rumah makan. Disajikan dalam bentuk yang beragam seperti burger, nugget, steak, drum stick, fried chicken, dan berbagai macam olahan lainnya. Daging adalah semua jaringan hewan dan semua produk hasil pengolahan jaringan-jaringan tersebut yang sesuai untuk dimakan serta tidak menimbulkan gangguan-gangguan kesehatan bagi yang memakannya. Dalam bidang usaha peternakan tiga hal yang penting adalah produksi, pascaproduksi, dan pemasaran. Masalah-masalah yang sering menjadi konsentrasi biasanya hanya saat peningkatan produktivitas namun masalah penanganan (handling) terlupakan. Penanganan pascapanen peternakan memegang pranan penting seperti mengurangi kerusakan yang terjadi setelah di panen.

Tanggal Upload : 21-12-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 76 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


MANGGIS (Garcinia mangostana L.), SI BUAH EKSOTIS YANG DIEKSPOR

Oleh : Adhis Millia Windhy, M.Agr
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Buah manggis yang memiliki nama latin Garcinia mangostana L. merupakan salah satu jenis buah tropis yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Manggis juga dikenal sebagai buah eksotis yang memiliki perpaduan citarasa yang khas dan mendapat julukan ratunya buah-buahan tropis (Queen of the Tropical Fruits). Sebagai salah satu komoditas unggulan hortikultura Indonesia, buah manggis juga mempunyai peranan penting dalam sektor pertanian, baik dari sisi sumbangan ekonomi nasional, pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja maupun berbagai segi kehidupan masyarakat. Selain itu buah manggis banyak digemari oleh konsumen baik dari dalam maupun luar negeri dan mampu menembus pasar internasional. Buah manggis beberapa tahun terakhir menjadi primadona ekspor andalan Indonesia dalam meningkatkan pendapatan devisa negara dan juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Tanggal Upload : 29-11-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 231 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


NASIB PETANI GARAM SEASIN GARAM YANG DIPRODUKSINYA

Oleh : Ahmad Syariful Jamil, S.E., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Ungkapan nasib petani garam seasin garam yang diproduksinya dirasa tepat untuk menggambarkan keadaan petani di lapangan. Bukan hanya saat ini, bahkan petani garam sejak dahulu tidak lepas dari jeratan para kaum kapitalis yang memanfaatkan petani garam demi kepentingannya semata. Penderitaan para petani garam diawali pada zaman penjajahan belanda, dimana pada waktu itu lahan milik petani garam yang semuanya berada di Pulau Madura dikuasai oleh badan penyangga produksi garam milik Belanda (Baca: PT Garam sekarang). Petani garam pada masa itu hanya sebagai buruh paksa yang jerih payahnya tidak dihargai oleh pemerintah Belanda. Hal yang sama terjadi setelah kemerdekaan Indonesia, lahan yang pada awalnya hasil rampasan dari petani garam oleh pemerintah RI tidak lantas dikembalikan, malah lahan tersebut tetap dikuasai oleh pemerintah dengan jalan mendirikan perusahaan BUMN yang mengelola produksi garam yaitu PT Garam. Jeritan petani garam terhadap pemerintah seakan hanya menjadi dinamika implementasi kebijakan sesaat.

Tanggal Upload : 10-07-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 114 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PENGGUNAAN STIMULAN

Oleh : Syukur, SP, MP
Widyaiswara BPP Jambi

Produksi lateks tanaman karet dapat digenjot dengan menggunakan stimulan atau zat peransang tertentu. Sayangnya tidak semua klon karet memberikan respons yang diharapkan dengan aplikasi stimulan. Sebagai ukuran, jika kadar karet kering lateks lebih kecil dari 30% ,responnya terhadap stimulan kurang berarti. Pemberian stimulan tanpa menurunkan intensitas sadapan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, terutama tanaman yang masih muda. Karenanya tanaman karet hanya bisa dipacu produksinya dengan stimulan jika telah berumur lebih dari 15 tahun atau 10 tahun jika disadap dengan intensitas rendah ( s/2, 4/4, 50% atau S/2, d/3, 67% ). Bahan peransang yang biasa digunakan untuk peransangan dengan cara oles adalah stimulan dengan bahan aktif etephon dengan merek dagang Ehrel, ELS dan Cepha. Bahan aktif ini mengeluarkan etilen yang jika diaplikasikan akan meresap kedalam pembulu lateks. Di dalam pembuluh lateks gas tersebut menyerap air dari sel-sel yang ada disekitarnya. Penyerapan air ini menyebabkan tekanan turgor naik yang diiringi dengan derasnya aliran lateks.

Tanggal Upload : 17-04-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 186 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


POTENSI ATAUKAH BEBAN, MELIMPAHNYA TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN

Oleh : Ahmad Syariful Jamil, S.E., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Melimpahnya tenaga kerja di sektor pertanian telah menjadi pernyataan umum yang hampir selalu menjadi awalan berbagai referensi mengenai sektor pertanian di Indonesia. Banyak pendapat mengenai melimpahnya tenaga kerja di sektor pertanian merupakan suatu yang harus disukuri dan dapat memajukan sektor pertanian itu sendiri. Namun, apakah peryataan tersebut adalah hal yang benar atau malah menyesatkan. Bagaimana keragaan data sektor pertanian dapat menjelaskan hal tersebut.

Tanggal Upload : 17-04-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 178 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PRAKOAGULASI LATEKS

Oleh : Syukur, SP, MP
Widyaiswara BPP Jambi

Prakoagulasi adalah pembekuan pendahuluan yang menghasilkan lumps atau gumpalan-gumpalan sebelum lateks sampai di pabrik atau tempat pengolahan. Jika hal ini terjadi akan menimbulakn kerugian yang cukup besar karena hasil sadapan yang mengalami prakoagulasi hanya bisa diolah menjadi karet bukan jenis buku dan kualitasnya rendah. Penyebab terjadinya prakoagulasi adalah kemantapan bagian kolodial didalam lateks berkurang, kemudian mengumpal mejadi satu dalam bentuk komponen yang lebih besar. Komponen yang lebih besar ini akhirnya akan membeku

Tanggal Upload : 17-04-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 158 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PENYADAPAN KARET

Oleh : Syukur, SP, MP
Widyaiswara BPP Jambi

Menyadap berdasarkan kamus bahasa bapak saya artinya adalah mengambil, sedangkan arti menyadap karet adalah mengambil ketah karet atau lateks dengan cara melukai atau menggores kulit dari pohon karet. Teknik menyadap yang terdapat pada masyarakat sangatlah banyak, kali ini saya akan membahasnya sebagian pada posting kali ini. Kewajiban saya disini hanya menyampaikan ilmu yang saya peroleh kehalayak umum jadi mohon untuk dikoreksi kembali ilmu yang saya dapat ini.

Tanggal Upload : 13-03-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 169 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


SIAPA YANG DIUNTUNGKAN DALAM PERJANJIAN PERDAGANGAN BEBAS?

Oleh : Ahmad Syariful Jamil, S.E., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Belum selesai proses penarikan diri Inggris dari keanggotaan Uni Eropa, dunia tengah di ancam fenomena perang tarif yang dipicu oleh kebijakan pegenaan tarif impor baja dan aluminium oleh Amerika Serikat. Fenomena tren meninggalkan perjanjian perdagangan bebas tersebut memberikan suatu tanda tanya besar mengenai berbagai teori perdagangan bebas yang selama ini menyatakan bahwa suatu negara akan mencapai kemakmurannya apabila melakukan perdagangan secara bebas dengan negara lain. Lalu, bagaimanakah teori perdagangan menjawab fenomena yang sedang terjadi saat ini?

Tanggal Upload : 13-03-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 402 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]

Hal : [ 1 ]  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13 

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 575924

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8736
9763
9058
9283
8352
5004

10-2018

11-2018

12-2018

01-2019

02-2019

03-2019