Peta Utama
Peta SD Negeri
Peta SMP Negeri
Peta SMA Negeri
Your result will display here
 
 BERANDA |  ARTIKEL/ PUBLIKASI |  GALLERY |  BUKU TAMU |  HUBUNGI KAMI     

Beranda

Profil

Jadwal Kegiatan

Tautan Website

Sistem Informasi SDM

Sistem Informasi Diklat

Sistem Informasi Kelembagaan

Informasi Publik BPP Jambi

Denah Balai Pelatihan Pertanian Jambi

RTL Pelatihan

Rancang Bangun BPP Jambi

  PENCARIAN DATA :

MUTIARA HIKMAH :

"Dari Pada Mengutuki Kegelapan, Lebih Baik Ambil Sebatang Lilin dan Nyalakan”
(Pepatah Tiongkok)

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Website ini?

 Baik Sekali
             1%
 Baik
             98%
 Cukup
             1%

Bagaimana pelayanan BPP Jambi

 Sangat Baik
             69%
 Baik
             24%
 Cukup
             7%

 
User ID :
Password :
 

ARTIKEL/ PUBLIKASI

Layanan ini disediakan dalam rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat umum. Data yang tersimpan dalam modul ini adalah data-data yang bersifat umum (bukan rahasia). Kami sangat menghargai jika kutipan yang Anda ambi dari artikel yang kami publikasikan ini Anda tidak lupa mencantumkan sumbernya www.bppjambi.info, dan Kami tidak bertanggungjawab atas segala bentuk penyalah gunaan yang timbul dikemudian hari.


POST MORTEM DAGING AYAM

Oleh : Yunisa Tri Suci, S.TP., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Ayam merupakan daging yang paling sering dikonsumsi baik di rumah maupun di restoran atau rumah makan. Disajikan dalam bentuk yang beragam seperti burger, nugget, steak, drum stick, fried chicken, dan berbagai macam olahan lainnya. Daging adalah semua jaringan hewan dan semua produk hasil pengolahan jaringan-jaringan tersebut yang sesuai untuk dimakan serta tidak menimbulkan gangguan-gangguan kesehatan bagi yang memakannya. Dalam bidang usaha peternakan tiga hal yang penting adalah produksi, pascaproduksi, dan pemasaran. Masalah-masalah yang sering menjadi konsentrasi biasanya hanya saat peningkatan produktivitas namun masalah penanganan (handling) terlupakan. Penanganan pascapanen peternakan memegang pranan penting seperti mengurangi kerusakan yang terjadi setelah di panen.

Tanggal Upload : 21-12-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 1383 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


MANGGIS (Garcinia mangostana L.), SI BUAH EKSOTIS YANG DIEKSPOR

Oleh : Adhis Millia Windhy, M.Agr
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Buah manggis yang memiliki nama latin Garcinia mangostana L. merupakan salah satu jenis buah tropis yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Manggis juga dikenal sebagai buah eksotis yang memiliki perpaduan citarasa yang khas dan mendapat julukan ratunya buah-buahan tropis (Queen of the Tropical Fruits). Sebagai salah satu komoditas unggulan hortikultura Indonesia, buah manggis juga mempunyai peranan penting dalam sektor pertanian, baik dari sisi sumbangan ekonomi nasional, pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja maupun berbagai segi kehidupan masyarakat. Selain itu buah manggis banyak digemari oleh konsumen baik dari dalam maupun luar negeri dan mampu menembus pasar internasional. Buah manggis beberapa tahun terakhir menjadi primadona ekspor andalan Indonesia dalam meningkatkan pendapatan devisa negara dan juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Tanggal Upload : 29-11-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 773 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


NASIB PETANI GARAM SEASIN GARAM YANG DIPRODUKSINYA

Oleh : Ahmad Syariful Jamil, S.E., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Ungkapan nasib petani garam seasin garam yang diproduksinya dirasa tepat untuk menggambarkan keadaan petani di lapangan. Bukan hanya saat ini, bahkan petani garam sejak dahulu tidak lepas dari jeratan para kaum kapitalis yang memanfaatkan petani garam demi kepentingannya semata. Penderitaan para petani garam diawali pada zaman penjajahan belanda, dimana pada waktu itu lahan milik petani garam yang semuanya berada di Pulau Madura dikuasai oleh badan penyangga produksi garam milik Belanda (Baca: PT Garam sekarang). Petani garam pada masa itu hanya sebagai buruh paksa yang jerih payahnya tidak dihargai oleh pemerintah Belanda. Hal yang sama terjadi setelah kemerdekaan Indonesia, lahan yang pada awalnya hasil rampasan dari petani garam oleh pemerintah RI tidak lantas dikembalikan, malah lahan tersebut tetap dikuasai oleh pemerintah dengan jalan mendirikan perusahaan BUMN yang mengelola produksi garam yaitu PT Garam. Jeritan petani garam terhadap pemerintah seakan hanya menjadi dinamika implementasi kebijakan sesaat.

Tanggal Upload : 10-07-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 237 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PENGGUNAAN STIMULAN

Oleh : Syukur, SP, MP
Widyaiswara BPP Jambi

Produksi lateks tanaman karet dapat digenjot dengan menggunakan stimulan atau zat peransang tertentu. Sayangnya tidak semua klon karet memberikan respons yang diharapkan dengan aplikasi stimulan. Sebagai ukuran, jika kadar karet kering lateks lebih kecil dari 30% ,responnya terhadap stimulan kurang berarti. Pemberian stimulan tanpa menurunkan intensitas sadapan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, terutama tanaman yang masih muda. Karenanya tanaman karet hanya bisa dipacu produksinya dengan stimulan jika telah berumur lebih dari 15 tahun atau 10 tahun jika disadap dengan intensitas rendah ( s/2, 4/4, 50% atau S/2, d/3, 67% ). Bahan peransang yang biasa digunakan untuk peransangan dengan cara oles adalah stimulan dengan bahan aktif etephon dengan merek dagang Ehrel, ELS dan Cepha. Bahan aktif ini mengeluarkan etilen yang jika diaplikasikan akan meresap kedalam pembulu lateks. Di dalam pembuluh lateks gas tersebut menyerap air dari sel-sel yang ada disekitarnya. Penyerapan air ini menyebabkan tekanan turgor naik yang diiringi dengan derasnya aliran lateks.

Tanggal Upload : 17-04-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 455 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


POTENSI ATAUKAH BEBAN, MELIMPAHNYA TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN

Oleh : Ahmad Syariful Jamil, S.E., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Melimpahnya tenaga kerja di sektor pertanian telah menjadi pernyataan umum yang hampir selalu menjadi awalan berbagai referensi mengenai sektor pertanian di Indonesia. Banyak pendapat mengenai melimpahnya tenaga kerja di sektor pertanian merupakan suatu yang harus disukuri dan dapat memajukan sektor pertanian itu sendiri. Namun, apakah peryataan tersebut adalah hal yang benar atau malah menyesatkan. Bagaimana keragaan data sektor pertanian dapat menjelaskan hal tersebut.

Tanggal Upload : 17-04-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 277 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PRAKOAGULASI LATEKS

Oleh : Syukur, SP, MP
Widyaiswara BPP Jambi

Prakoagulasi adalah pembekuan pendahuluan yang menghasilkan lumps atau gumpalan-gumpalan sebelum lateks sampai di pabrik atau tempat pengolahan. Jika hal ini terjadi akan menimbulakn kerugian yang cukup besar karena hasil sadapan yang mengalami prakoagulasi hanya bisa diolah menjadi karet bukan jenis buku dan kualitasnya rendah. Penyebab terjadinya prakoagulasi adalah kemantapan bagian kolodial didalam lateks berkurang, kemudian mengumpal mejadi satu dalam bentuk komponen yang lebih besar. Komponen yang lebih besar ini akhirnya akan membeku

Tanggal Upload : 17-04-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 1488 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PENYADAPAN KARET

Oleh : Syukur, SP, MP
Widyaiswara BPP Jambi

Menyadap berdasarkan kamus bahasa bapak saya artinya adalah mengambil, sedangkan arti menyadap karet adalah mengambil ketah karet atau lateks dengan cara melukai atau menggores kulit dari pohon karet. Teknik menyadap yang terdapat pada masyarakat sangatlah banyak, kali ini saya akan membahasnya sebagian pada posting kali ini. Kewajiban saya disini hanya menyampaikan ilmu yang saya peroleh kehalayak umum jadi mohon untuk dikoreksi kembali ilmu yang saya dapat ini.

Tanggal Upload : 13-03-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 283 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


SIAPA YANG DIUNTUNGKAN DALAM PERJANJIAN PERDAGANGAN BEBAS?

Oleh : Ahmad Syariful Jamil, S.E., M.Si
Calon Widyaiswara Ahli Pertama

Belum selesai proses penarikan diri Inggris dari keanggotaan Uni Eropa, dunia tengah di ancam fenomena perang tarif yang dipicu oleh kebijakan pegenaan tarif impor baja dan aluminium oleh Amerika Serikat. Fenomena tren meninggalkan perjanjian perdagangan bebas tersebut memberikan suatu tanda tanya besar mengenai berbagai teori perdagangan bebas yang selama ini menyatakan bahwa suatu negara akan mencapai kemakmurannya apabila melakukan perdagangan secara bebas dengan negara lain. Lalu, bagaimanakah teori perdagangan menjawab fenomena yang sedang terjadi saat ini?

Tanggal Upload : 13-03-2018
Jumlah Hit (telah di download) : 1151 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


KUTUKAN FISKAL DARI NEGERI KANGGURU

Oleh : Rendra Wasita, S.P

Perdagangan produk pertanian antara Indonesia dan Australia selama 4 tahun terakhir mengalami defisit rata-rata sebesar 2.7 milyar USD per tahun. Indonesia memiliki ketergantungan yang cukup besar terhadap impor gandum (rata-rata 4 juta ton per tahun) dan sapi hidup (rata-rata 200 ribu ton per tahun) dari Australia. Pemerintah Indonesia sedang berusaha mengurangi ketergantungan impor sapi hidup dari Australia dengan mengimpor sapi hidup dari negara alternatif lain misalnya India. Indonesia masih belum maksimal dalam membuat kebijakan mengurangi ketergantungan impor gandum dengan memanfaatkan tepung lokal sebagai substitusi. Menanggapi isu black campaign terhadap perkebunan kelapa sawit, Pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan perlawanan dengan membahas isu tersebut di forum Internasional. Upaya-upaya tersebut bertujuan agar defisit neraca perdagangan produk pertanian dalam berkurang dan pada akhirnya mendukung program kedaulatan pangan Pemerintah

Tanggal Upload : 02-06-2017
Jumlah Hit (telah di download) : 474 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]


PENGEMASAN PANGAN

Oleh : Puji Lestari, S.TP
(Widyaiswara Ahli Pertama)

A. Pendahuluan

Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Pengemasan produk merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pasca panen hortikultura terutama untuk produk olahan, karena produk olahan tidak mungkin dipasarkan tanpa adanya pengemasan. Tanpa dikemas produk olahan tidak mungkin sampai ke tangan konsumen. Sedangkan produk hortikultura dalam bentuk segar untuk sampai ke tangan konsumen bisa dengan dikemas atau tanpa dikemas.
Sebagian besar konsumen menganggap bahwa pembungkus sama dengan pengemasan. Hal tersebut tidaklah salah karena membungkus merupakan bagian dari pengemasan. Sebenarnya cakupan dari membungkus tidaklah seluas dalam pengemasan. Untuk membungkus kita dapat memanfaatkan segala macam barang asal produk yang akan dikemas bisa masuk. Untuk membungkus juga dapat memanfaatkan barang bekas dan jelek sekalipun misalnya kertas koran bekas untuk. Karena itu cakupan dari membungkus sangatlah sederhana, yaitu bagaimana suatu produk dapat tertutupi .....| Download Selengkapnya

Tanggal Upload : 27-03-2016
Jumlah Hit (telah di download) : 2280 kali

DOWNLOAD LAMPIRAN ]

Hal : 1  [ 2 ]  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14 

INFORMASI PENGUNJUNG :


Browser : CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)

Anda adalah pengunjung kami yang ke : 722495

Statistik Pengunjung Web 6 Bulan Terakhir

8670
8836
10390
11745
13866
510

01-2020

02-2020

03-2020

04-2020

05-2020

06-2020